Institute For Global Justice Home
Wed 10 Mar 2010

Jeratan Perjanjian Perdagangan Bebas

Jeratan Perjanjian Perdagangan Bebas

Jeratan Perjanjian Perdagangan Bebas

Rezim Perdagangan Bebas

Konfrensi WTO Ke 7 ; Rejim Perdagangan Bebas

Rezim Perdagangan Bebas

WTO Turn Around

WTO Turn Around

WTO Turn Around

Menggugat Perjanjian Kerjasama ASEAN-CHINA

Menggugat Perjanjian Kerjasama ASEAN - CHINA

Menggugat Perjanjian Kerjasama ASEAN-CHINA

Indonesia Tumbal Krisis Global

Global Justice Update Edisi 7 2009

Indonesia Tumbal Krisis Global

Indover ; Devisa Dan Pengkhianatan TKI

Indover, Devisa dan Pengkhiatan TKI

Indover ; Devisa Dan Pengkhianatan TKI

CAFTA Sebagai Momentum Instropeksi Nasional

Sejak diberlakukan Januari 2010, China-ASEAN Free Trade Agreem

CAFTA Sebagai Momentum Instropeksi Nasional

Site Language

banner300x72.png

Polls

Is Free Trade Afreement With Advance Countries Bring Positive Impact To Indonesian Economy?
 
Global Justice Update, Tahun ke-7, Edisi ke-4, Desember 2009
Monday, 08 March 2010
We Are Apologize, Currently This Artcle Has No Translation On English.
Jeratan Perdagangan Bebas

Tahun 2009, boleh dikatakan sebagai tahun perundingan internasional. Sedikitnya ada tiga forum pertemuan para pemimpin dunia yang menyedot perhatian masyarakat, yaitu G20 London Summit, (April 2009), WTO Genewa (Desember 2009) dan pertemuan Kopenhagen untuk mengatasi perubahan Iklim (Desember 2009).

Perundingan internasional tersebut memiliki arti penting, khsusunya dalam mengatasi dua masalah besar yang tengah dihadapi masyarakat dunia dewasa ini, yaitu pertama, krisis keuangan global yang terjadi sejak ahir 2008 dan belum ada tanda-tanda pemulihan signifikan hingga saat ini. Bahkan secara beruntun krisis juga menghantam Dubai salah satu pusat penumpukan kapital dunia. Kedua adalah masalah perubahan iklim (climate change) sebagai ancaman terbesar bagi masa depan planet bumi, yang memaksa negara-negara harus menahan diri untuk tidak mengejar pertumbuhan, mengurangi emisi dan menurunkan laju deforestasi.

Kedua masalah ini tampak ada kontradiksi, satu sisi negara maju khususnya sedang berhadapan dengan krisis yang berimplikasi terhadap PHK dan peningkatan pengangguran yang mengharuskan mereka untuk meningkatkan eksploitasi sumber daya, konsumsi energi, meningkatkan skala investasi industri dalam rangka menyediakan kesempatan kerja. Sementara pada sisi lain planet bumi semakin terancam akibat rakusnya negara-negara industri maju dalam melahap sumber daya alam.

Baik krisis finasial global maupun perubahan iklim global, sama sekali tidak menjadi pelajaran bagi negara-negara maju terutama AS, Jepang dan UE bahwa sumber utama dari masalah yang dihadapi umat manusia saat ini adalah sistem kapitalisme. Suatu sistem yang menimbulkan praktek eksploitasi tanpa batas, akumulasi pada segelintir orang dan menciptakan kemiskinan bagi mayoritas umat manusia. Kapitalisme yang dalam prakteknya  dijalankan  melalui neoliberalisme yang bertumpu pada liberalisasi, privatisasi dan deregulasi adalah penyebab utama dari krisis keuangan dan sekaligus krisis lingkungan.

Jalan penyelesaian krisis financial yang diambil tetap sama, yaitu memperluas investasi dan meningkatkan aktivitas perdagangan bebas. Demikian halnya jalan bagi penyelesaian krisis lingkungan yang bertumpu pada tiga hal, investasi teknologi baru, perdagangan karbon dan peningkatan utang luar negeri bagi negara-negara berkembang dalam rangka melakukan mitigasi dan adaptasi skema penyelesaian krisis perubahan iklim. Cara-cara neoliberalisme yang konservatif dan usang terus dipertahankan yang sudah pasti akan memperparah keadaan.

Dalam barisan negara-negara miskin, Indonesia adalah pendukung utama ide negara-negara maju dalam ketiga pertemuan tersebut. Dalam G20 Indonesia mengusulkan skema utang luar negeri melalui counter cyclical policy, melalui WTO Indonesia adalah yang paling aktif dalam menyukseskan Putaran Doha (Doha Development Agenda). Sedangkan untuk pertemuan perubahan iklim Kopenhagen yang gagal meraih kesepakatan, SBY telah menyatakan menerima Copenhagen Accord (Traktat Kopenhagen) hasil perundingan tertutup beberapa pemimpin negara yang dipimpin AS. Sepertinya SBY berharap 2010 semakin banyak utang yang masuk ke Indonesia dalam skema perubahan iklim untuk menahan laju deforestasi di negara ini.

Sepak terjang SBY dalam beberapa perundingan internasional ini harus diwaspadi, mengingat di sekeliling presiden adalah penganut fundamentalisme pasar seperti Boediono, Sri Mulyani, yang tidak segan-segan mengorbankan kepentingan mayoritas rakyat untuk keyakinan ideologinya tersebut, termasuk aktifnya Mari Elka Pangestu menandatangani Free Trade Agrement (FTA). Tahun 2010 akan menjadi tahun penuh utang dan serbuan barang impor, sebagai akibat langsung dari perjanjian internasional dan kesepakatan perdagangan bebas yang ditandatangani pemerintahan SBY - Boediono.

 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 Next > End >>

banner300x250.png

Popular Article

article thumbnailIs The Free Trade Solution for Indonesia?

Thursday, 08 January 2009 | Administrator

Pendahuluan Sejak munculnya masalah kenaikan BBM, macetnya pembayaran subprime mortgage sampai krisis keuangan Amerika Serikat yang dipicu oleh meningkatnya biaya...
[ .... ]

Popular

PAST ISSUES

article imageGlobal Justice Update, Tahun ke-7, Edisi ke-3, Oktober 2009

Sunday, 13 December 2009

We Are Apologize, Currently This Artcle Has No Translation On English. Pemerintahan SBY – Boediono: “Sebuah Era Penghancuran Kekuatan Produktif Rakyat” Pertemuan WTO...
[ .... ]

article imageGlobal Justice Update, Tahun ke-7, Edisi 2, Juni 2009

Wednesday, 21 October 2009

We Are Apologize, Currently This Artcle Has No Translation On English. Berapa kali lagi Indonesia harus menjadi tumbal untuk menyelamatkan krisis bangsa lain? Sejarah mencatat, sepanjang...
[ .... ]

INTERNATIONAL

article imageJeratan Perjanjian Perdagangan Bebas

Sunday, 07 February 2010

We Are Apologize, Currently This Artcle Has No Translation On English.   Tahun 2009, boleh dikatakan sebagai tahun...
[ .... ]

article imageG-20 Sepakat Gelontorkan US$ 1,1 Triliun

Monday, 26 October 2009

We Are Apologize, Currently This Artcle Has No Translation On English. Para pemimpin dunia dari 20 negara (G-20) sepakat untuk memperpendek masa resesi ekonomi global dan menyelamatkan...
[ .... ]

NATIONAL

article imageBank Dunia Menambah Investasi dalam Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat di Indonesia

Monday, 26 October 2009

We Are Apologize, Currently This Artcle Has No Translation On English. Direksi Eksekutif Bank Dunia menyetujui pembiayaan baru untuk meningkatkan...
[ .... ]

article imageADB Komitmen Tambah Utang RI Hingga USD 1 Miliar

Monday, 26 October 2009

We Are Apologize, Currently This Artcle Has No Translation On English. JAKARTA - Bank Pembangunan Asia (ADB) berkomitmen menambah utang untuk Indonesia hingga USD 1 miliar. Dari...
[ .... ]