Home
Thu 09 Sep 2010

Jeratan Perjanjian Perdagangan Bebas

Jeratan Perjanjian Perdagangan Bebas

Jeratan Perjanjian Perdagangan Bebas

Konfrensi WTO Ke 7 ; Rejim Perdagangan Bebas

Konfrensi WTO Ke 7 ; Rejim Perdagangan Bebas

Konfrensi WTO Ke 7 ; Rejim Perdagangan Bebas

WTO Turn Around

WTO Turn Around

WTO Turn Around

Menggugat Perjanjian Kerjasama ASEAN-CHINA

Menggugat Perjanjian Kerjasama ASEAN - CHINA

Menggugat Perjanjian Kerjasama ASEAN-CHINA

Indonesia Tumbal Krisis Global

Global Justice Update Edisi 7 2009

Indonesia Tumbal Krisis Global

Indover ; Devisa Dan Pengkhianatan TKI

Indover, Devisa dan Pengkhiatan TKI

Indover ; Devisa Dan Pengkhianatan TKI

CAFTA Sebagai Momentum Instropeksi Nasional

Sejak diberlakukan Januari 2010, China-ASEAN Free Trade Agreem

CAFTA Sebagai Momentum Instropeksi Nasional
  • English
  • Bahasa Indonesia
banner300x72.png
banner300x250.png
Bank Dunia Menambah Investasi dalam Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat di Indonesia PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Monday, 26 October 2009
We Are Apologize, Currently This Artcle Has No Translation On English.

Direksi Eksekutif Bank Dunia menyetujui pembiayaan baru untuk meningkatkan pembangunan berbasis masyarakat di daerah perkotaan dan perdesaan.

JAKARTA , 15 April 2008 – Direksi Eksekutif Bank Dunia telah menyetujui dua pinjaman baru senilai US$ 415 juta untuk meningkatkan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Pemerintah – salah satu program pembangunan berbasis masyarakat terbesar di dunia. Pembiayaan tambahan ini akan sangat membantu dalam meningkatkan cakupan hibah untuk masyarakat di daerah perdesaan, dan memberikan dukungan tambahan untuk program pengentasan kemiskinan di daerah perkotaan.

“Program yang efektif ini telah membantu menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi jutaan masyarakat miskin di daerah perdesaan dan perkotaan di seluruh Indonesia. Kami sangat gembira dapat terus berpartisipasi dalam keberhasilan nasional, terutama saat pemerintah Indonesia semakin mendekati targetnya dalam membawa program-program PNPM ke setiap kecamatan di Indonesia sampai akhir tahun ini,” ujar Joachim von Amsberg, Kepala Perwakilan Bank Dunia di Indonesia. “Tata kelola daerah dan keterlibatan masyarakat secara lebih luas yang didukung oleh kerangka kerja PNPM merupakan kunci dalam agenda pembangunan Indonesia.”

Pembiayaan baru senilai US$300 akan digunakan untuk mendukung peningkatan cakupan geografis Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Perdesaan, dari cakupan geografis sebesar 2.864 kecamatan perdesaan menjadi sekitar 4.371 pada akhir 2009. PNPM Perdesaan mengembangkan program pembangunan berbasis masyarakat di tingkat kecamatan tahun 1998 yang dimulai oleh pemerintah Indonesia. Dengan skema yang sama, setiap kecamatan menerima hibah senilai US$300.000 untuk mengembangkan layanan atau infrastruktur setempat, berdasarkan proses perencanaan dan pengembailan keputusan secara bersama. Sampai saat ini, hibah tersebut telah menjangkau 34.000 desa dan diperkirakan mencakup seluruh desa berjumlah total 70.000 pada tahun 2009.

Pinjaman tambahan senilai US$115 juta juga akan diberikan untuk mendukung peningkatan kegiatan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Perdesaan. Hal ini mencakup:

  • Tambahan hibah untuk sekitar 4.593 area PNPM Perkotaan
  • Pembiayaan penuh siklus pembangunan masyarakat di sekitar 1.575 area tambahan
  • Penyertaan kesadaran atas pengelolaan risiko bencana dan kesiapan terhadap keadaan darurat ke dalam kerangka kerja perkotaan.

“Peningkatan dalam program perdesaan dan perkotaan diperkirakan akan membantu masyarakat miskin dalam mendapatkan keuntungan dari peningkatan kondisi sosioekonomi dan tata kelola setempat,”   ujar Sonia Hammam, Sustainable Development Sector Manager Bank Dunia untuk Indonesia.



Sumber: http://web.worldbank.org/WBSITE/EXTERNAL/COUNTRIES/EASTASIAPACIFICEXT/INDONESIAINBAHASAEXTN

/0,,contentMDK:22144073~menuPK:447455~pagePK:2865066~piPK:2865079~theSitePK:447244,00.html

 

 

(Artikel ini juga dimuat di Global Justice Update, Tahun ke-7, Edisi 2, Juni 2009 .) 

 

 

 
< Prev   Next >

Polls

Perjanjian perdagangan bebas dengan negara maju membawa dampak positif bagi perkekonomian Indonesia
 

Artikel Populer

article thumbnailIs The Free Trade Solution for Indonesia?

Thursday, 08 January 2009 | Administrator

Pendahuluan Sejak munculnya masalah kenaikan BBM, macetnya pembayaran subprime mortgage sampai krisis keuangan Amerika Serikat yang dipicu oleh meningkatnya biaya...
>>>

Populer Lainnya

PAST ISSUES

article imageGlobal Justice Update, Tahun ke-7, Edisi 2, Juni 2009

Wednesday, 21 October 2009

We Are Apologize, Currently This Artcle Has No Translation On English. Berapa kali lagi Indonesia harus menjadi tumbal untuk menyelamatkan krisis bangsa lain? Sejarah mencatat, sepanjang...
>>>

article thumbnailGlobal Justice Update, Tahun ke-7, Edisi Khusus 2009

Thursday, 09 July 2009

We Are Apologize, Currently This Artcle Has No Translation On English. Neoliberalisme adalah mimpi buruk bagi kedaulatan negeri ini! Tak ada kemakmuran apalagi keadilan yang bisa...
>>>

INTERNASIONAL

article imageJeratan Perjanjian Perdagangan Bebas

Sunday, 07 February 2010

We Are Apologize, Currently This Artcle Has No Translation On English.   Tahun 2009, boleh dikatakan sebagai tahun...
>>>

article imageG-20 Sepakat Gelontorkan US$ 1,1 Triliun

Monday, 26 October 2009

We Are Apologize, Currently This Artcle Has No Translation On English. Para pemimpin dunia dari 20 negara (G-20) sepakat untuk memperpendek masa resesi ekonomi global dan menyelamatkan...
>>>

NATIONAL

article imageIndonesia Eksportir Sawit Terbesar di Dunia ; Masyarakat Petani Sawit Dimiskinkan

Monday, 26 October 2009

We Are Apologize, Currently This Artcle Has No Translation On English. Meski Indonesia merupakan negara pengekspor CPO (Crude Palm Oil) terbesar di dunia, akan tetapi pendapatan...
>>>

article thumbnailMenggugat Perjanjian Kerjasama ASEAN-China

Thursday, 04 February 2010

We Are Apologize, Currently This Artcle Has No Translation On English. Belakangan ini pemerintah terlihat sangat agresif dalam mendorong perjanjian...
>>>