Institute For Global Justice Beranda
Tue 07 Sep 2010

Jeratan Perjanjian Perdagangan Bebas

Jeratan Perjanjian Perdagangan Bebas

Jeratan Perjanjian Perdagangan Bebas

Konfrensi WTO Ke 7 ; Rejim Perdagangan Bebas

Konfrensi WTO Ke 7 ; Rejim Perdagangan Bebas

Konfrensi WTO Ke 7 ; Rejim Perdagangan Bebas

WTO Turn Around

WTO Turn Around

WTO Turn Around

Menggugat Perjanjian Kerjasama ASEAN-CHINA

Menggugat Perjanjian Kerjasama ASEAN - CHINA

Menggugat Perjanjian Kerjasama ASEAN-CHINA

Indonesia Tumbal Krisis Global

Global Justice Update Edisi 7 2009

Indonesia Tumbal Krisis Global

Indover ; Devisa Dan Pengkhianatan TKI

Indover, Devisa dan Pengkhiatan TKI

Indover ; Devisa Dan Pengkhianatan TKI

CAFTA Sebagai Momentum Instropeksi Nasional

Sejak diberlakukan Januari 2010, China-ASEAN Free Trade Agreem

CAFTA Sebagai Momentum Instropeksi Nasional
  • English
  • Bahasa Indonesia
banner300x72.png
banner300x250.png
Seminar Asean-Europe People Forum-Institute for Global Justice
Tuesday, 01 June 2010
AEPF sebagai organisasi jaringan NGO dan pergerakan sosial di Asia dan Eropa yang sudah berdiri semenjak tahun 1996 bekerjasama dengan jaringan LSM Indonesia seperti : IGJ, Walhi, API dan PRP mengadakan forum workshop dengan tema : “Konsolidasi Pergerakan Sosial dalam Menghadapi Tantangan Hubungan Indonesia-Uni Eropa dan ASEAN-Uni Eropa”. Acara ini diadakan pada 29 April 2010 dengan mengundang duta besar Julian Wilson, Kepala Delegasi Komisi Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam.
 
Julian Wilson menegaskan bahwa Uni Eropa akan melaksanakan perdagangan yang adil di Indonesia yang ditunjukkan dengan komitmen rules-based global system yang sejalan dengan WTO. Indonesia telah menerima 30 juta euro untuk memperbaiki standar eksport industri dan memperkuat iklim investasi.
 
Kepentingan komersil EU di bidang perdagangan adalah sesuatu yang tidak bisa dipungkiri juga. Kekuatan ekonomi yang besar dari Cina, India dan Brazil juga menjadi perhatian mereka. Tetapi menurut Wilson, adalah salah menjudge bahwa perdagangan ASEAN-Uni Eropa sebagai suatu agresi. Dengan kekuatan eksport ASEAN ke Uni Eropa akan mengakibatkan surplus perdagangan yang baik. Uni Eropa akan diuntungkan dengan produk yang murah, dan Negara ASEAN akan diuntungkan dengan tenaga kerja dan pembangunan yang dibawa oleh perdagangan ini. Uni Eropa juga akan lebih memperhatikan social protection dan hak-hak pekerja, begitu janjinya.
 
Selain itu isue perubahan iklim juga menjadi perhatian Uni Eropa, Uni Eropa terus meningkatkan reduksinya dari 20% menjadi 30% adalah sebuah janji dan pembiayaan yang diberikan oleh mereka terhadap perubahan iklim sebesar 2,4 milyar euro adalah sebuah fast-start finance.
 
Mengenai masalah food sovereignity, bagaimana sistem pertanian bisa dijalankan dan kebutuhan masyarakat untuk bisa bekerja terus di dalamnya dan populasi sebagai suatu keseluruhan, UE telah menyediakan 1 milyar euro untuk menyediakan food facility untuk negara berkembang yang terkena krisis pangan.
 
Kris Vanslambrouck dari triple eleven Asia menjelaskan mengenai hubungan Uni Eropa dan perubahan iklim. Kris menjelaskan skema keuangan adaptasi dan mitigasi yang diberikan oleh UE sebesar 7.2 milyar euro untuk tahun 2010-2012 tidak menjelaskan program-program apa yang akan dibiayai?pelajaran yang didapat dari Copenhagen adalah Uni Eropa tidak bisa megambil alih kepemimpinan perekonomian dunia dan telah gagal membangun hubungan dengan China dan bahkan telah jauh dilampaui oleh Amerika. Kampanye yang dilakukan di Eropa terkait dengan perubahan iklim ini adalah bahwa tidak ada solusi yang salah : katakan tidak untuk biofuel dan ganti rugi terhadapnya. Dan pentingnya untuk penurunan emisi di Uni Eropa. Think global, act local.
 
Rolland Kulke dari Rosa Luxemburg Foundation, Brussels menjelaskan mengenai strategi Eropa dalam menghadapi globalisasi. Ini penting untuk melihat bagaimana Komisi Eropa menjadikan Uni Eropa sebagai ekonomi yang berbasiskan kompetisi di dunia dengan pekerjaan yang lebih bagus dan kohesi sosial yang lebih besar dan menjaga lingkungan. Tantangan yang dihadai oleh Eropa pada 2020 adalah : globalisasi, tekanan terhadap sumber daya alam dan populasi. Apa yang menjadi masalah di Eropa adalah : tingginya angka pengangguran membuat eropa menjadi menurun dalam skenario dunia. Uni Eropa telah menetapkan strategi menyangkut perlindungan sosial, tetapi perlindungan ini pada prakteknya banyak merugikan tenaga kerja dan hanya mementingkan pelaku ekonomi pasar. Misalnya peraturan mengenai jaminan kesehatan, tidak menjadi penting lagi ketika jaminan kesehatan ini tidak dijadikan sebagai ”tujuan”  tetapi menjadi ”alat” untuk menjamin produktivitas yang lebih tinggi. Hal-hal semacam ini perlu kita cermati sebagai civil society yang berfungsi dalam mengontrol kesepakatan perdagangan.
 
Dari dalam negeri, Lutfiyah Hanim dari Aliansi Petani Indonesia menjelaskan bahwa perjanjian Uni Eropa dengan Indonesia akan berpotensi merugikan petani dalam bidang produk-produk bioteknologi seperti benih tanaman pertanian. Melalui rezim hak kekayaan intelektual terkait perdagangan (TRIPS), negara industri berusaha melindungi produknya melalui paten. Hal ini akan mengakibatkan Indonesia membeli produk pertanian dengan harga yang mahal karena harus membayar IPR kepada produsen.
 
Mengingat banyaknya potensi kerugian yang akan diakibatkan oleh pola perdagangan ASEAN-EU FTA ; perekenomian secara keseluruhan dan lingkungan khususnya maka penting bagi kalangan gerakan untuk mencermati kembali perjanjian ini. Janji bantuan keuangan yang diberikan oleh Uni Eropa ini jangan dilihat sebagai bantuan yang tidak ada imbal baliknya
 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>

Hasil 5 - 8 dari 47

Polls

Perjanjian perdagangan bebas dengan negara maju membawa dampak positif bagi perkekonomian Indonesia
 

Artikel Populer

article thumbnailDampak Krisis: Apakah Perdagangan Bebas Solusi Bagi Indonesia?

Thursday, 08 January 2009 | Administrator

Pendahuluan Sejak munculnya masalah kenaikan BBM, macetnya pembayaran subprime mortgage sampai krisis keuangan Amerika Serikat yang dipicu oleh meningkatnya biaya...
>>>

Populer Lainnya

ISU YANG LALU

article imageGlobal Justice Update, Tahun ke-7, Edisi 2, Juni 2009

Wednesday, 21 October 2009

Berapa kali lagi Indonesia harus menjadi tumbal untuk menyelamatkan krisis bangsa lain? Sejarah mencatat, sepanjang abad ke-19 khususnya setelah pemberlakuan sistem tanam paksa (cultuur...
>>>

article thumbnailGlobal Justice Update, Tahun ke-7, Edisi Khusus 2009

Thursday, 09 July 2009

Neoliberalisme adalah mimpi buruk bagi kedaulatan negeri ini! Tak ada kemakmuran apalagi keadilan yang bisa didapat darinya. Oleh karna itu penolakan pada...
>>>

INTERNASIONAL

article imageJeratan Perjanjian Perdagangan Bebas

Sunday, 07 February 2010

  Tahun 2009, boleh dikatakan sebagai tahun perundingan internasional. Sedikitnya ada tiga forum pertemuan para pemimpin dunia yang...
>>>

article imageG-20 Sepakat Gelontorkan US$ 1,1 Triliun

Monday, 26 October 2009

Para pemimpin dunia dari 20 negara (G-20) sepakat untuk memperpendek masa resesi ekonomi global dan menyelamatkan lapangan kerja. Mereka akan menggelontorkan dana US$ 1,1 triliun berupa...
>>>

NASIONAL

article imageIndonesia Eksportir Sawit Terbesar di Dunia ; Masyarakat Petani Sawit Dimiskinkan

Monday, 26 October 2009

Meski Indonesia merupakan negara pengekspor CPO (Crude Palm Oil) terbesar di dunia, akan tetapi pendapatan ekspor tidak berkorelasi positif dengan kesejahteraan petani sawit yang...
>>>

article thumbnailIndover, Devisa Bebas dan Pengkhianatan pada TKI

Thursday, 13 November 2008

  Dalam beberapa waktu terakhir, kita kembali dikejutkan oleh pemberitaan media massa yang menyebutkan bahwa salah satu bank anak perusahaan Bank Indonesia (BI) yang beroperasi di...
>>>